Senin, 07 September 2015

Berita Sepak Bola : 'Pemain Berhak Cari Kepastian Hidup'

Berita Sepak Bola : 'Pemain Berhak Cari Kepastian Hidup'

sumber berita 'Pemain Berhak Cari Kepastian Hidup' : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49a71ad1/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C0A80C10A54310C30A129420C760Cpemain0Eberhak0Ecari0Ekepastian0Ehidup/story01.htm
Jakarta - Mantan pelatih tim nasional U-19 Indra Sjafri mengaku tak terkejut dengan sejumlah pemain yang banting setir menjadi tentara. Menurutnya, itu hal yang wajar karena sepakbola saat ini belum menjadi pekerjaan yang menjanjikan.

Ya, sejak PSSI dibekukan pada 17 April silam oleh pemerintah, dan FIFA menjatuhkan sanksinya kepada Indonesia pada 30 Mei lalu. Kompetisi sepakbola Indonesia praktis langsung terhenti.

Sayangnya, sejak pembekuan itu tak banyak yang bisa dilakukan pemerintah. Mengandalkan Tim Transisi, pemerintah baru bisa membuat turnamen, yang katanya untuk mengembalikan gairah sepakbola di Indonesia. Dua turnamen yang sedang berlangsung pun -- Piala Kemerdekaan dan Piala Presiden -- dinilai belum bisa menampung lebih banyak klub-klub yang ada di tanah air.

Sebagai catatan, dari kondisi terakhir ketika sepakbola masih dikelola PSSI, ada 18 klub Super League, 54 Divisi Utama, dan ada lebih dari 300 klub dari Liga Nusantara.

Menanggapi fenomena sejumlah pemain mengikuti tes menjadi tentara Coach Indra memberi pandangan. Menurutnya ini disebabkan karena pemain ingin mencari kepastian hidup.

"Dia (Ravi Murdianto) mungkin memilih yang terbaik buat dia. Bisa saja dia di sepakbola tidak menjanjikan dan butuh kepastian hidup juga, makanya dia mengambil profesi lain," kata Indra saat dihubungi detiksport, Selasa (8/9/2015).

"Tapi fenomena ini sebenarnya biasa saja. Toh, di luar negeri, seperti Eropa, juga begitu. Kan tidak semua pemain Eropa adalah murni pemain sepakbola."

Namun, Indra yang saat ini melatih Bali United juga tidak serta merta menyalahkan pemerintah. Sebaliknya bersyukur karena masih ada lapangan pekerjaan seperti TNI dan PNS yang bisa untuk pesepakbola.

"Jangan semua pemerintah yang disalahkan. Ya, namanya TNI 'kan pemerintah. Bersyukur dong, pemerintah ini ada TNI, ada PNS," katanya.

"Dan, Ravi masih muda, ya tentu ingin juga berkarya. Sepakbola lagi vakum tentu dia punya hitungan sendiri. Jangan jadi pemerintah yang dikalahkan. Karena saya pun kalau begini pasti cari yang pasti," ungkap Indra kemudian.

Sementara soal apakah pemain yang sudah menjadi tentara bisa kembali menjadi pesepakbola. Indra mengatakan semua tergantung dari regulasi TNI.

"Apa misal secara institusi mengizinkan? Ya tergantung dari mereka regulasinya seperti apa," tukas dia.


Nuhun for visit 'Pemain Berhak Cari Kepastian Hidup'

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar