Rabu, 26 Agustus 2015

Berita Sepak Bola : Lazio Bertekad Segera Bangkit Usai Gagal ke Fase Grup

Berita Sepak Bola : Lazio Bertekad Segera Bangkit Usai Gagal ke Fase Grup

sumber berita Lazio Bertekad Segera Bangkit Usai Gagal ke Fase Grup : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4952e7a8/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C270C0A635450C30A0A24460C10A330Clazio0Ebertekad0Esegera0Ebangkit0Eusai0Egagal0Eke0Efase0Egrup/story01.htm
Leverkusen - Kekalahan 0-3 dari Bayer Leverkusen menjadi sebuah pukulan telak untuk Lazio. Mereka bertekad segera berbenah dan kembali ke jalur kemenangan.

Lazio kalah telak 0-3 kala bertandang ke markas Leverkusen di laga leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (27/8/2015) dinihari WIB. Hasil itu membuat anak asuh Stefano Pioli gagal melaju ke fase grup, mengingat mereka cuma menang 1-0 pada leg pertama di kandang.

Gelandang Lazio Antonio Candreva menilai timnya sejatinya sempat bisa menyulitkan Leverkusen, namun pada akhirnya kehilangan ritme setelah ditekan terus-menerus oleh Leverkusen. Candreva pun menuntut rekan-rekannya untuk belajar dari kesalahan-kesalahan di partai ini.

"Kami membuat sulit diri sendiri. Kami tidak memulai dengan buruk dan menciptakan sejumlah peluang untuk menyakiti mereka," kata Candreva kepada Mediaset.

"Kami lantas bermain dengan 10 orang dan sempat masih cuma memerlukan satu bola, satu gol untuk berharap. Tapi itu tidak terjadi."

"Sekarang kami harus memulai lagi dari performa leg pertama, kemenangan atas Bologna, dan dari laga ini karena kami harus belajar dari kesalahan-kesalahan ini. Anda tak bisa membuat kesalahan seperti ini di Liga Champions," tandasnya dikutip Football Italia.

Secara statistik, Lazio sejatinya mampu mengimbangi penguasaan bola dengan persentase 49%-51%. Namun sepanjang laga cuma empat percobaan yang dilakukan dengan satu tepat sasaran. Sedangkan Leverkusen punya 23 upaya di mana 10 mengarah ke gawang.


Nuhun for visit Lazio Bertekad Segera Bangkit Usai Gagal ke Fase Grup

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar