Senin, 31 Agustus 2015

Berita Sepak Bola : Bursa Transfer dan 'Raksasa-Raksasa' yang Goyah

Berita Sepak Bola : Bursa Transfer dan 'Raksasa-Raksasa' yang Goyah

sumber berita Bursa Transfer dan 'Raksasa-Raksasa' yang Goyah : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4975a612/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C0A10C0A928230C30A0A64780C1490A0Cbursa0Etransfer0Edan0Eraksasa0Eraksasa0Eyang0Egoyah/story01.htm
Ada fenomena menarik di awal musim 2015/2016 ini. Sejumlah tim besar Eropa memulai langkahnya dengan goyah. Adakah kaitannya dengan kebijakan mereka di bursa transfer musim panas ini?

Bursa transfer secara sederhana bisa diartikan sebagai periode di mana klub-klub memperkuat diri. Jalannya bisa dengan membeli atau meminjam pemain dari klub lain, merekrut pemain yang terbebas dari kontrak, atau menukarkan pemain yang dimiliki dengan pemain klub lain.

Tiap klub tentu punya kebijakannya sendiri-sendiri, tergantung kebutuhan. Ada yang sekadar melengkapi skuat yang sudah dianggap mapan, ada pula yang mengambil langkah agresif. Untuk mereka yang masuk ke bursa transfer dengan agresif, biasanya butuh peningkatan kualitas yang signifikan atau juga menambal lubang besar yang ditinggalkan pemain-pemain sebelumnya.

Chelsea misalnya. Juara bertahan Premier League ini dinilai punya skuat yang amat mapan dan masih sangat mampu bersaing untuk perebutan gelar juara musim ini. Maka tak mengherankan jika The Blues masih menempati urutan teratas kandidat juara.

Secara komposisi, skuat Chelsea sudah lengkap dari depan sampai belakang. Barangkali dengan alasan ini pula sang manajer, Jose Mourinho, melakukan pendekatan yang cenderung santai di bursa transfer. Hal tersebut bisa dilihat dari pemain-pemain yang pertama datang, yakni Radamel Falcao dan Asmir Begovic. Keduanya bukan diproyeksikan sebagai pemain utama, melainkan pelapis untuk Diego Costa dan Thibaut Courtois.

Dua pemain itu direkrut di rentang dua pekan pertama bursa transfer yakni bulan Juli, dan tak ada pemain lain yang datang di bulan yang sama. Hasil dari kebijakan santai a la Mourinho ini? Timnya gagal menang di dua pekan pembuka dengan berimbang 2-2 melawan Swansea City dan kalah telak 0-3 dari Manchester City. Sebegitu besarkah pengaruh bursa transfer?

Secara langsung barangkali tidak. Tapi bursa transfer bisa memberikan efek lain di sisi psikologi pemain yang ada di klub. Pembelian besar tentu punya dampak moral yang positif, karena dengan begitu para pemain akan melihat adanya rasa lapar dari klub untuk kembali bersaing di level atas. Dengan mendatangkan pemain top, ada yang keseriusan dari klub untuk tetap menjaga jarak dengan klub-klub lain di belakang.

Memang ada ungkapan 'Don't change the winning team'. Tapi untuk di Premier League, ungkapan itu bisa dikatakan tak berarti karena tiap musimnya tim-tim lawan selalu memperkuat diri dengan serius. Ada sebab kenapa sejak musim 2008/2009 tak ada tim Inggris yang menjuarai Premier League secara beruntun. Bahkan Manchester City sudah menunjukkan pada musim lalu, tanpa penguatan tim yang serius karena halangan Financial Fair Play, mereka gagal mempertahankan gelar juara.

Setelah dua hasil mengecewakan itu, Chelsea langsung merekrut dua pemain, yakni Abdul Rahman Baba dan Pedro Rodriguez. Keduanya pun menandai langkah yang lebih serius dari Chelsea di bursa transfer. Transfer Baba menelan biaya tak kurang dari 14 juta poundsterling, sedang Pedro sekitar 22 juta pounds. Bandingkan dengan dua rekrutan sebelumnya, di mana Falcao didatangkan dengan status pinjaman sedang Begovic cuma 8 juta pounds.

Kedatangan pemain baru yang lebih mentereng setidaknya membawa hasil positif untuk Chelsea. Pedro yang langsung turun di laga melawan West Bromwich Albion mencetak satu gol dan berperan besar dalam terciptanya gol kedua timnya. Chelsea menang 3-2 di laga itu. Tekanan pun sedikit mengendur, walaupun tidak untuk waktu lama karena Chelsea kembali menelan kekalahan kala menjamu Crystal Palace dengan skor 1-2.
Nuhun for visit Bursa Transfer dan 'Raksasa-Raksasa' yang Goyah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar