Minggu, 27 September 2015

Berita Sepak Bola : Merasa Dicurangi, Bonek FC Pilih Mundur dan Tersingkir

Berita Sepak Bola : Merasa Dicurangi, Bonek FC Pilih Mundur dan Tersingkir

sumber berita Merasa Dicurangi, Bonek FC Pilih Mundur dan Tersingkir : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4a33cf93/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C270C2218360C30A291640C760Cmerasa0Edicurangi0Ebonek0Efc0Epilih0Emundur0Edan0Etersingkir/story01.htm
Jakarta - Bonek FC memilih tak menyelesaikan pertandingan menghadapi Sriwijaya FC pada leg kedua babak delapan besar Piala Presiden 2015. Manajer tim I Gede Widiade kecewa dengan kinerja wasit.

Pertandingan antara Bonek dengan Sriwijaya di Stadion Jakabaring, Minggu (27/9/2015) petang WIB, hanya berlangsung 11 menit. Bonek sedang dalam keunggulan 0-1.

Di menit 11 itu, Bonek memutuskan untuk mogok dari pertandingan. Dalam prosesnya Bonek dinyatakan kalah 0-3 di laga itu.

Otomatis Sriwijaya berhak atas kemenangan 3-0 di laga tersebut. Laskar Wong Kito pun melaju ke semifinal dengan agregat 3-1.

Gede menilai Bonek dicurangi wasit dan keputusan mundur dari pertandingan dan merelakan keunggulan.

"Wasitnya tidak bagus, wong tidak ada handsball kok dibilang handsball. Saat saya melihat rekaman pertandingan tadi, rekaman di kameramen Indosiar, jelas sekali kalau tidak handsball," kata Gede yang dihubungi detikSport, Minggu (27/9/2015).

"Ini bukan soal menang atau kalah, tapi perkara prinsip. Kalau dibiarkan terus situasi ini pada pertandingan selanjutnya akan terulang lagi dan lagi. Ini menjadi sanksi sosial kepada wasit biar masyarakat Indonesia tahu. Soal keunggulan kami sedang unggul agregat 0-2.

"Ini benar-benar murni karena kami kecewa kinerja wasit. Dari pihak Mahaka sampai mendatangi kami ke kamar ganti. Kami dibujuk untuk melanjutkan pertandingan. Kami mau asal wasitnya diganti ternyata tidak bisa maka ya kami tidak melanjutkannya. Sama sekali tidak ada hubungannya dengan kejadian ganti nama dari Persebaya United ke Bonek FC. Sama sekali tidak ada," ujar dia.

Bonek tak akan berhenti dengan protes mundur dari pertandingan. Rencananya, mereka bakal mengajukan protes resmi kepada Mahaka.

"Saya sudah dirugikan. Ini turnamen yang sangat tinggi levelnya kan dengan melihat kualitas tim. Turnamen ini juga sudah ditunggu-tunggu oleh pemain dalam ketiadaan kompetisi. Tapi kenapa wasit tidak menyiapkan diri untuk ikut menyukseskan turnamen ini," ujar Gede.

"Kami sudah mengeluarkan biaya yang tinggi menyiapkan tim sejak November untuk ke turnamen ini. Siapa yang merusak semuanya? Saya atau mereka? Seharusnya ini menjadi bahan introspeksi korps wasit Indonesia. Saya akan protes lewat surat ke Mahaka dan PSSI besok," jelas dia.


Nuhun for visit Merasa Dicurangi, Bonek FC Pilih Mundur dan Tersingkir

1 komentar: