Minggu, 27 September 2015

Berita Sepak Bola : City di Beberapa Laga Terakhir: Oke di Depan, Melempem di Belakang

Berita Sepak Bola : City di Beberapa Laga Terakhir: Oke di Depan, Melempem di Belakang

sumber berita City di Beberapa Laga Terakhir: Oke di Depan, Melempem di Belakang : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4a361096/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C280C10A39140C30A294770C720Ccity0Edi0Ebeberapa0Elaga0Eterakhir0Eoke0Edi0Edepan0Emelempem0Edi0Ebelakang/story01.htm
Manchester - Mewah di lini depan, keropos di lini belakang. Setidaknya demikianlah gambaran soal Manchester City. Melempemnya lini belakang itu membuat mereka kebobolan 6 gol hanya dalam tempo dua pertandingan.

Awalnya, City tampak luar biasa. Lima pertandingan pertama musim ini mereka lahap dengan kemenangan. Sudah begitu, tim besutan Manuel Pellegrini tersebut sukses mencetak 11 gol tanpa pernah kebobolan sama sekali.



vs West Bromwich Albion (menang) 3-0
vs Chelsea (menang) 3-0
vs Everton (menang) 2-0
vs Watford (menang) 2-0
vs Crystal Palace (menang) 1-0
vs West Ham United (kalah) 1-2
vs Tottenham Hotspur (kalah) 1-4
hasil pertandingan City pada tujuh pekan Premier League

Namun, catatan impresif itu terhenti pada pekan keenam. Menghadapi West Ham United di kandang sendiri, City takluk 1-2. Tidak hanya rentetan kemenangan mereka berhenti, gawang mereka akhirnya kebobolan.

Akhir pekan kemarin, Sabtu (26/9), City kembali menelan kekalahan, bahkan dengan skor yang lebih telak. Tampil menghadapi Tottenham Hotspur di White Hart Lane, The Citizens takluk 1-4.

Pada dua kekalahan tersebut, City tampil tanpa duet bek tengah utama yang membantu mereka menorehkan 5 clean sheet di awal musim, Vincent Kompany dan Eliaquim Mangala. Pada laga melawan West Ham, Mangala cedera dan digantikan oleh Martin Demichelis.

Demichelis kemudian berduet dengan Nicolas Otamendi pada laga melawan Spurs. Keduanya tak mampu membendung serangan Spurs, yang akhirnya mencetak empat gol ke gawang Willy Caballero.

Dalam catatan Squawka, lini pertahanan City pada laga tersebut dipaksa bekerja keras. Ada 15 shot yang dilepaskan Spurs, tapi hanya 3 di antaranya berhasil diselamatkan dan 4 di antaranya diblok.

Padahal, City tidak kekurangan peluang. Terhitung ada 22 shot mereka lepaskan pada laga tersebut. Namun, kiper Spurs, Hugo Lloris, tampil apik. Kiper asal Prancis itu bisa membuat 7 penyelamatan sepanjang laga.

Well, City memang tidak perlu khawatir dengan lini depan mereka. Kevin De Bruyne, yang dibeli mahal pada bursa transfer musim panas, belakangan sudah menunjukkan bahwa dia punya potensi besar. Dua laga terakhir di Premier League, dia sukses mencetak 2 gol.

PR buat City, dan juga Pellegrini, adalah bagaimana memaksimalkan Otamendi dan Demichelis ketika Mangala dan Kompany absen.

Pada dua laga terakhir, Otamendi belum tampil maksimal. Ini bisa dilihat dari defensive action yang dilakukannya. Kendati sukses memenangi mayoritas duel di udara (12 dari 15), Otamendi buruk dalam melakukan tekel. Dari 11 kali usaha, hanya 3 tekel yang sukses. Squawka juga mencatat, Otamendi sudah 1 kali melakukan defensive error.

Demichelis juga demikian. Dalam 5 laga di mana dia bermain musim ini, sudah 12 kali ia melakukan tekel, tapi hanya 4 yang sukses. Kendati ia sukses memenangi 6 duel di udara dari 8 kali usaha.

Kendati demikian, Pellegrini menilai bahwa timnya bisa bangkit dengan cepat. "Di sini setiap tim bisa mengalahkan tim mana pun," ucapnya.

"Kami harus terus bekerja keras. Kami sudah mengantongi 15 poin sejauh ini, kami harus meraih kemenangan di laga berikutnya," kata Pellegrini seperti dilansir Soccerway.



Nuhun for visit City di Beberapa Laga Terakhir: Oke di Depan, Melempem di Belakang

1 komentar: